Sunan Ampel (Raden Rahmat)
Tokoh sentral Walisongo; berasal Champa, mendirikan pesantren penting di kawasan Ampel, Surabaya. Dianggap guru atau kerabat sebagian besar wali lain. Wafat 886 H/1481 M. (Sumber: Wikipedia; NU Online.)
Atlas Digital Geografi Spiritual
1182 catatan · Halaman 32/50
Tokoh sentral Walisongo; berasal Champa, mendirikan pesantren penting di kawasan Ampel, Surabaya. Dianggap guru atau kerabat sebagian besar wali lain. Wafat 886 H/1481 M. (Sumber: Wikipedia; NU Online.)
Dianggap yang tertua dan pelopor sembilan wali (Walisongo) penyebar Islam di Jawa; kemungkinan berasal Hadramaut/Persia, tiba di Jawa Timur akhir abad ke-14 dan menetap di Gresik. Wafat 822 H/1419 M; nisan bertarikhnya masih ada. (Sumber: Wikipedia; NU Online.)
Salah satu penyair sufi Punjab terbesar (sek. 1680–1757), murid Shah Inayat Qadiri. Kafi-kafinya sentral dalam musik devosional. Wafat di Kasur 1757. (Sumber: Wikipedia.)
Wali terkemuka tarekat Chishti abad ke-13, penerus Qutbuddin Bakhtiar Kaki dan guru Nizamuddin Auliya. Bait-baitnya dimasukkan ke kitab Sikh Guru Granth Sahib. Wafat 679 H/1266 M. (Sumber: Wikipedia.)
Mistikus dan wali-pejuang semi-legendaris abad ke-8 yang dihormati sebagai pelindung spiritual Karachi. Historisitasnya tidak pasti, namun makamnya di bukit Clifton lebih tua dari kota modern. (Sumber: Wikipedia; Maclean 1989.)
Bernama asli Abdul Wahab, penyair sufi Qadiri mazhab Darazi yang menulis dalam tujuh bahasa. Dijuluki 'Sachal' dan 'Sarmast', disebut 'Mansur Kedua'. Wafat 1242 H/1825 M. (Sumber: Wikipedia.)
Penyair klasik terbesar bahasa Sindhi dan sufi Qadiri; syairnya dihimpun sebagai 'Shah Jo Risalo'. Makamnya dibangun di bukit Bhit. Wafat 1165 H/1752 M. (Sumber: Wikipedia.)
Sufi Persia, penyair, dan darwis qalandar kelahiran Marwand 1177 dari keluarga Sayyid. Menetap di Sehwan (Sindh), wali paling dihormati di kawasan itu. Wafat 673 H/1274 M. (Sumber: Wikipedia.)
Sufi Suhrawardi terkemuka dari Multan, penerus kakeknya Bahauddin Zakariya. Makamnya contoh arsitektur Tughlaq paling awal, masuk daftar sementara UNESCO. Wafat 735 H/1335 M. (Sumber: Wikipedia.)
Salah satu sufi terkemuka yang membawa Suhrawardiyah ke anak benua; menerima khilafah dari as-Suhrawardi. Khanqahnya di Multan berpengaruh besar. Wafat 661 H/1262 M. (Sumber: TDV; Wikipedia.)
Sufi Qadiri kelahiran sekitar 1550 yang menetap di Lahore, pendiri cabang 'Mian Khel'. Pembimbing pangeran Dara Shikoh. Wafat 1635; makamnya dibangun Dara Shikoh, rampung 1640. (Sumber: Wikipedia.)
Sufi dan ulama Persia abad ke-11 kelahiran Ghazna yang menetap di Lahore. Penulis Kashf al-Mahjub; makamnya termasuk yang paling banyak diziarahi di Pakistan. (Sumber: TDV; Wikipedia.)
Sufi abad ke-14 kelahiran keluarga bangsawan Semnan, Iran. Berhijrah ke India, menetap di Awadh, mendirikan cabang Asyrafiyah. Makamnya di Kichaucha Sharif, Uttar Pradesh. (Sumber: TDV; Wikipedia.)
Sufi abad ke-13, pendiri cabang Sabiriyah tarekat Chishti. Menurut tradisi keponakan dan penerus Baba Farid, digelari 'Sabir'. Makamnya di Piran Kaliyar dekat Roorkee, Uttarakhand. (Sumber: TDV; Wikipedia.)
Salah satu wali Chishti paling dihormati masa Mughal. Kaisar Akbar memohon doanya untuk putra; putranya diberi nama Salim. Akbar membangun kompleks Fatehpur Sikri dan makam marmernya. (Sumber: TDV; Wikipedia.)
Lahir di Delhi 1321, wali Sufi India terkemuka tarekat Chishti. Pindah 1398 ke Gulbarga atas undangan sultan Bahmani. Wafat 1422. (Sumber: TDV; Wikipedia.)
Putra Syah Waliyullah, mufasir dan muhaddis bergelar 'Siraj al-Hind'. Menulis 'Tuhfa-i Itsna Asyariyah.' Dimakamkan di Mehdiyan di samping ayahnya. (Sumber: TDV; Wikipedia.)
Ulama dan pembaru terbesar India abad ke-18 — muhaddis, mufasir, dan pemikir. Menulis 'Hujjatullah al-Balighah.' Dimakamkan di pemakaman Mehdiyan, Delhi, di samping ayahnya. (Sumber: TDV; Wikipedia.)
Wali Chishti abad ke-14, penerus spiritual Nizamuddin Auliya, sufi Chishti besar terakhir Delhi. Bergelar 'Pelita Delhi'. Makamnya di Delhi Selatan di kawasan Chirag Delhi. (Sumber: TDV; Wikipedia.)
Penyair, sejarawan, dan sufi besar keturunan Turki kelahiran dekat Delhi. Murid paling dikasihi Nizamuddin Auliya, dijuluki 'Tuti-e-Hind', dimakamkan di samping makam gurunya. (Sumber: TDV; Wikipedia.)
Lahir di Fergana, khalifah utama Mu'inuddin Chishti dan wakil tarekat di Delhi. Makamnya di Mehrauli, dekat Qutb Minar, dargah tertua di Delhi. (Sumber: TDV; Wikipedia.)
Lahir di Badaun dari keluarga sayyid asal Bukhara, syekh Chishtiyah terkemuka di Delhi. Diangkat khalifah oleh Fariduddin Ganjshakar, mendirikan khanqah di Ghiyaspur. Melalui murid seperti Amir Khusrow ia menyebarkan tarekat. (Sumber: TDV; Wikipedia.)
Sufi besar kelahiran Sistan, pendiri tarekat Chishtiyah di India. Murid Khwaja Usman Harooni, menetap di Ajmer dan menyebarkan tarekat ke seluruh anak benua. Makamnya salah satu situs paling banyak diziarahi. (Sumber: TDV; Wikipedia.)
Ulama besar dan sufi Khalwatiyah-Haddadiyah dari Sulawesi Selatan (Gowa), belajar di Makkah, Yaman, dan Damaskus, memimpin perlawanan Banten, lalu diasingkan Belanda ke Sri Lanka dan Cape Afrika Selatan. Pahlawan nasional Indonesia dan Afrika Selatan. Wafat 1111 H/1699 M; jenazahnya dipulangkan ke Gowa. (Sumber: Wikipedia; TDV.)