Masuk

Atlas Digital Geografi Spiritual

Para Wali

1113 catatan · Halaman 29/47

Dikenang di Jumadil Awal

Wali yang haul wafatnya jatuh pada bulan Hijriah ini (bersumber).

Ulama

Muhammad Bello

Muhammad Bello, putra dan penerus Usman dan Fodio, adalah Sultan-Khalifah kedua Sokoto sekaligus ulama dan penulis. Lahir pada 1781 dan wafat pada 25 Oktober 1837 (1253 H). Atas permintaannya sendiri ia dimakamkan di Wurno, ribat (benteng perbatasan) yang ia dirikan. (Sumber: Wikipedia 'Muhammed Bello' & 'Wurno'; Britannica)

WurnoWafat 1253 HLihat
Wali

Emir Nur ibn Mujahid

Emir Nur ibn Mujahid adalah penguasa yang membangun tembok pertahanan berpintu lima Harar (Jugol) pada 1550-an dan dihormati secara lokal sebagai wali. Ia wafat pada 1567 (sekitar 974 H) saat wabah tifus melanda Harar. Makamnya berupa mausoleum hijau cerah berbentuk sarang lebah di dalam Harar Jugol, kota tua yang terdaftar UNESCO. (Sumber: Wikipedia 'Nur ibn Mujahid'; Atlas Obscura; Encyclopaedia Africana)

HararWafat 974 HLihat
Sahabat

Masjid An-Najasyi dan Makam Para Sahabat (Negash)

Masjid An-Najasyi di desa Negash (Tigray) dikaitkan dengan Hijrah Pertama para sahabat Nabi ke Abisinia (sekitar 614-615) dan termasuk permukiman Muslim tertua di Afrika; sebuah pemakaman Muslim abad ke-7 terdokumentasi secara arkeologis di sana. Di balik ruang salat terdapat kompleks makam yang secara tradisional diidentifikasi sebagai 15 sahabat yang wafat di Etiopia, serta makam yang dihormati sebagai Raja Ashama bin Abjar (An-Najasyi) yang melindungi mereka. Identifikasi ini bersifat tradisional/devosional, belum dikonfirmasi secara arkeologis per individu. (Sumber: Wikipedia 'Al Nejashi Mosque'; Madain Project)

NegashLihat
Wali

Yusuf bin Ahmad al-Kawneyn (Aw-Barkhadle)

Yusuf bin Ahmad al-Kawneyn, dikenal sebagai Aw-Barkhadle ('Bapak yang Diberkahi'), dipandang sebagai pelopor Islam di Tanduk Afrika dan secara tradisional dianggap menciptakan sistem baca beraksara Arab untuk bahasa Somali; ia ditempatkan pada abad ke-10 hingga ke-12 (tahun wafat pasti tidak tercatat). Makamnya di kota Aw-Barkhadle, timur laut Hargeisa, merupakan pusat ziarah dan pemakaman kerajaan besar pada Abad Pertengahan. (Sumber: Wikipedia 'Aw-Barkhadle'; Sada Mire, ResearchGate)

Aw-BarkhadleLihat
Ulama

Mahmud al-Kasygari

Ahli bahasa dan filologi Turki Kara-Khanid abad ke-11; karyanya 'Diwan Lughat al-Turk', disusun di Baghdad pada 1072-74, adalah kamus dan survei etnografi pertama yang menyeluruh tentang bahasa-bahasa Turki. Menurut TDV ia mengajar bertahun-tahun dan wafat pada usia lanjut; tanggal wafatnya benar-benar diperselisihkan (sekitar 1090, sebuah manuskrip menyebut 477 H = 1084-85, sumber lain 1102/1105). Secara tradisi ia disebut dimakamkan di samping madrasahnya di desa Opal dekat Kashgar — atribusi yang bersandar pada catatan lokal dan tradisi lisan, bukan dokumen sezaman (makam dibangun ulang 1985). (Sumber: TDV; en.wikipedia.org)

Opal (Kashgar)Wafat 477 HLihat
Ulama

Abdullahi dan Fodio

Abdullahi dan Fodio, saudara Usman dan Fodio, adalah ulama terkemuka gerakan jihad dan Emir pertama Gwandu. Lahir pada 1766/67 dan wafat pada 1245 H (1829; sebagian sumber 1828). Ia dimakamkan di Gwandu, Negara Bagian Kebbi, di makam yang dikenal sebagai Hubbare Abdullahi. (Sumber: Wikipedia 'Abdullahi dan Fodio'; nigeriagalleria.com)

GwanduWafat 1245 HLihat
Wali

Syekh Sulejman Axhiza Baba

Syekh Sulejman Axhiza Baba, lahir tahun 1537 di Shkodër dari keluarga Bushatli, adalah seorang syekh Saadiyye (cabang Aciziyye); ia mendirikan tekke Saadi di Gjakova (Yakova) tahun 1582 lalu mendirikan tekke dan türbe di kawasan Marash, Prizren, di kaki bukit benteng. Ia populer dikenal sebagai 'Hisar Baba' merujuk bukit benteng itu. Türbe-nya di Marash, Prizren, bersebelahan dengan Masjid Maksut Pasha; tekke bersejarah itu dirobohkan setelah Perang Dunia II dan türbe berkubah kayu kemudian dibangun ulang. Tahun wafatnya tidak pasti dalam sumber. (Sumber: sq.wikipedia.org 'Sheh Sulejman Axhiza Baba'; TDV İslâm Ansiklopedisi 'Prizren')

PrizrenLihat
Wali

Syekh Shefqet Shehu

Syekh Shefqet Shehu, lahir tahun 1900 di Gjakova (Yakova), adalah seorang syekh Saadi yang memimpin Tekke Besar (Teqja e Madhe) — lodge Saadi tertua di kota itu — dari 1929 hingga 1952; ia keturunan pendiri Sulejman Axhiza Baba (tekke didirikan 1582) dan menerima hilafetname-nya di Damaskus tahun 1928. Ia wafat pada 11 Maret 1952. Sebuah türbe dibangun di atas makamnya dekat jembatan Llukac di Gjakova dan tercatat sebagai 'Şeyh Şefket Türbesi' dalam inventaris Raif Virmiça. (Sumber: Raif Virmiça, 'Kosova Tekkeleri-Türbeleri ve Kitabeli Mezar Taşları', Istanbul 2010 — ulasan Jurnal Hacı Bektaş Velî; sq.wikipedia.org 'Teqja e Madhe' / en.wikipedia.org 'Culture of Gjakova')

GjakovaWafat 1371 HLihat
Wali

Syekh Emin Efendi

Syekh Emin Efendi adalah imam, kadi, syekh sekaligus arsitek yang mendirikan Tekke Syekh Emin (Teqja e Shejh Eminit) bertarekat Saadiyye di Gjakova (Yakova) tahun 1730; ia membangun kompleks yang memuat semahane dan mausoleum. Sebagai pendiri ia dimakamkan di türbe tekke itu, tercatat sebagai 'Şeyh Emin Efendi Tekkesi ve Türbesi' dalam inventaris Raif Virmiça. Tanggal wafatnya tidak terdokumentasi dalam sumber yang tersedia. (Sumber: Raif Virmiça, 'Kosova Tekkeleri-Türbeleri ve Kitabeli Mezar Taşları', Istanbul 2010; en.wikipedia.org 'Culture of Gjakova')

GjakovaLihat
Wali

Abaz Hilmi Dede

Abaz Hilmi Dede (1887-1947) adalah Dedebaba (Kryegjysh) ke-5 Tarekat Bektashi. Ia termasuk para dedebaba yang türbe-nya berada di Markas Besar Dunia Bektashi (Kryegjyshata) di Tirana. Ia hidup di masa tekanan Komunis dan wafat pada tahun 1947. (Sumber: Wikipedia 'Abaz Hilmi'; Wikipedia 'World Headquarters of the Bektashi')

TiranaWafat 1366 HLihat
Wali

Sersem Ali Baba

Sersem Ali Baba adalah seorang darwis Bektashi Utsmaniyah yang tiba di Kalkandelen (Tetovo) sekitar tahun 1551 dan dianggap sebagai pendiri tekke Bektashi Harabati Baba. Sumber mencatat wafatnya sekitar tahun 1569, meskipun sebagian riwayat menyebut ia wafat di Najaf sehingga makam berbentuk dua belas sisi di Tetovo bisa jadi merupakan maqam simbolis. Tekke yang berkembang di sekitar türbe-nya termasuk kompleks Bektashi yang paling terpelihara di Balkan. (Sumber: TDV İslâm Ansiklopedisi 'Harâbâtî Baba Tekkesi'; Wikipedia 'Arabati Baba Teḱe')

TetovoWafat 977 HLihat
Wali

Harabati Baba

Seorang baba Bektasyi yang dipandang sebagai pendiri kedua Tekke Harabati Baba di Kalkandelen (Tetovo) — salah satu pusat terpenting Bektasyiyah di Rumelia — dan tokoh yang namanya dipakai untuk tekke itu. Sumber menyatakan dengan terang bahwa tidak ada keterangan yang memadai tentang pendiri pertama tekke, Sersem Ali Baba, maupun pendiri keduanya, Harabati Baba; sumber tidak menyebut apa pun tentang kelahiran, pendidikan dan baiatnya. Menurut riwayat, ia pergi ke Rumelia bersama empat kawannya untuk menyebarkan Bektasyiyah. Ketika berada di Kalkandelen ia melihat sebuah pelita menyala dan, sambil mengatakan bahwa itu adalah ruh Sersem Ali Baba, ia membangun sebuah turbah untuknya di sana. Sersem Ali Baba adalah tokoh yang pertama kali mendirikan tekke itu; ia kemungkinan dididik di Asitane Bektasyi Dimetoka dan datang ke Kalkandelen pada tahun 958 (1551). Menurut Ekrem Hakkı Ayverdi, tekke yang dibangun menjelang akhir abad ke-16 itu diperluas oleh Receb Pasya pada masa Harabati Baba. Larik-larik penyair Bektasyi Turabi (w. 1285/1868-69), "Receb Pasya memohon pertolongan dari hati / kepada Sersem Ali Baba di pondoknya" , menunjukkan bahwa Receb Pasya menziarahi tekke itu dan memberi bantuan; berbagai manakib tentang bantuan ini diceritakan di kalangan rakyat. Ia wafat pada tahun 1194 (1780). Sesudahnya sebelas syekh bertugas di tekke itu; akta wakaf tekke bertanggal 1230 (1815) tersimpan di Arsip Kalkandelen. Turbah dan Kompleksnya — Turbah terbuka Harabati Baba berada di dalam sebuah serambi bertiang kayu, di sebelah timur pemakaman di pelataran tekke. Permukaan dinding serambi di samping turbah, seperti dinding bagian dalam musala dan bangunan harem, dihiasi lukisan pemandangan, bentuk-bentuk geometris dan motif tumbuhan. Di bagian barat laut pelataran, bersama musala dan semahane, terdapat turbah Sersem Ali Baba yang berbadan dua belas sisi dan beratap kubah dua belas ruas; di pemakaman di depannya terdapat sebelas makam milik Receb Pasya serta para syekh dan darwis tekke. Tekke ini berfungsi hingga Perang Balkan (1912), lalu menjadi reruntuhan, dan pada 1967 direstorasi serta dibuka untuk tujuan wisata.

TetovoWafat 1194 HLihat
Wali

Sarı Saltuk (Maqam Kruja)

Sarı Saltuk adalah darwis alperen semi-legendaris yang berperan besar dalam penyebaran Islam di Balkan dan wafat sekitar tahun 1297-1298. Sebuah teqe dengan gua dan maqam di gunung Sarisalltik dekat Krujë dikaitkan dengannya dan menjadi tempat ziarah Bektashi yang penting. Namun menurut Saltukname terdapat beberapa maqam yang dikaitkan dengannya (Babadag/Rumania, Blagaj/Bosnia, Kaliakra/Bulgaria, İznik); situs Krujë adalah salah satunya dan dianggap maqam simbolis bukan makam yang dipastikan, serta lokasinya diperselisihkan. (Sumber: Wikipedia 'Sarı Saltık'; Metin İzeti, 'Kepercayaan dan Ritual di Sekitar Maqam Sarı Saltık di Krujë-Albania')

KrujëWafat 697 HLihat
Wali

Kıdemli Baba Sultan

Kıdemli Baba Sultan adalah seorang darwis-wali Bektashi awal yang menghimpun banyak murid di Thrace; tradisi mengaitkannya dengan Hacı Bektaş dan Ahmed Yesevi. Türbe berkubahnya di Ada Tepe di atas desa Kalugerovo, sekitar 15 km dari Nova Zagora, adalah salah satu monumen darwis Utsmaniyah tertua yang masih ada di Bulgaria, bertarikh secara arsitektural sekitar 1413–1420. Situs terpencil ini dicatat oleh Evliya Çelebi pada abad ke-17 dan diteliti rinci oleh Machiel Kiel pada 1971; ia menjadi pusat tekke Bektashi hingga pembubaran tarekat pada 1826/1842. (Sumber: Machiel Kiel, Belleten 35/137, 1971; Evliya Çelebi, Seyahatnâme.)

Kalugerovo (Nova Zagora)Lihat
Wali

Elmali Baba

Elmali Baba adalah seorang syekh Bektashi terkemuka abad ke-16 yang memimpin sekitar 500 darwis di Rhodope Timur; sebuah dokumen Utsmaniyah tahun 1579 menegaskan otoritas dergâh-nya. Kompleks aktif (türbe, masjid, aula ritual) dekat desa Bivolyane, Provinsi Kardzhali, berisi enam makam tanpa nama, salah satunya diyakini miliknya. Festival Alevi-Bektashi tahunan diadakan di sana setiap September; wafatnya tercatat tahun 1585. (Sumber: 'The Bektashī Order in Bulgaria: A 16th-Century Document on the Elmalı Baba Dargāh'; basis data wisata Guide-Bulgaria.)

Bivolyane (Momchilgrad)Wafat 1585Lihat
Wali

Ahmet Myftar Dede

Ahmet Myftar Dede (Ahmet Myftar Ahmataj, 1916-1980) adalah Dedebaba (Kryegjysh) ke-6 Tarekat Bektashi. Ia menghabiskan tahun-tahun terakhirnya di Krujë dan Tirana di bawah pengawasan Sigurimi dan wafat pada tahun 1980. Jenazahnya dimakamkan di türbe di Markas Besar Dunia Bektashi (Kryegjyshata) di Tirana. (Sumber: Wikipedia 'Ahmet Myftar'; Wikipedia 'World Headquarters of the Bektashi')

TiranaWafat 1400 HLihat
Wali

Nasibi Tahir Baba

Nasibi Tahir Baba adalah seorang penyair dan sufi lokal yang mendirikan tekke Bektashi di Frashër (Wilayah Gjirokastër) pada tahun 1815 atau 1825 setelah kembali dari perjalanannya di Timur Tengah. Setelah wafatnya pada tahun 1835, sebuah türbe dibangun untuk menghormatinya dan menjadi tempat ziarah penting. Tekke ini menjadi salah satu pusat keagamaan dan nasional terkemuka di wilayah tersebut pada abad ke-19. (Sumber: Wikipedia 'Tekke of Frashër'; Wikidata Q16258645)

FrashërWafat 1251 HLihat
Wali

Demir Baba

Demir Baba ("Bapak Besi") dihormati sebagai wali dan penyembuh Alevi-Bektashi dari abad ke-16. Makamnya yang berbentuk heptagonal dari batu pasir dibangun di atas situs suci Thracia kuno di dalam cagar Sboryanovo dekat desa Sveshtari, Provinsi Razgrad, timur laut Bulgaria. Türbe ini masih menjadi tempat ziarah Alevi yang aktif dan termasuk dalam 100 Situs Wisata Nasional Bulgaria. (Sumber: Wikipedia 'Demir Baba Teke'; Lyubomir Mikov, Cult Architecture and Art of Heterodox Muslims in Bulgaria 16th–20th c., Sofia 2007; Wikidata Q723505.)

SveshtariLihat
Wali

Durbali Sultan

Tekke Durbali Sultan adalah padepokan darwis Bektashi (Alevi) di desa Ano Asprogeia (Irini) dekat Farsala di Thessaly, menurut tradisi didirikan oleh seorang darwis dari Konya bernama Durbali. Ia menjadi salah satu pusat Bektashi terpenting di Balkan, memuat gambar Imam Ali dan Hacı Bektaş Veli. Setelah Thessaly dianeksasi Yunani (1881) ia tetap berfungsi, beralih ke Bektashi Albania sejak 1925 hingga baba terakhir wafat pada 1973; kini menjadi monumen yang dilindungi. (Sumber: Wikipedia 'Durbalı Sultan Tekke'; situs budaya resmi Kota Farsala; Markas Besar Bektashi Dunia; Wikidata Q16735650.)

Asprogeia (Farsala)Lihat
Wali

Syekh Pir Osman Baba

Syekh Pir Osman Baba adalah pendiri Tekke Halveti Saraçhane di Prizren, didirikan tahun 1712, yang menjadi âsitâne regional cabang Halvetiyye-Ramazaniyye di Rumelia. Tanggal wafatnya diperselisihkan sumber: inventaris warisan budaya menyebut 1164 H/1747 M, sedangkan TDV İslâm Ansiklopedisi (Ramazaniyye) menyebut 1165 H/1752 M. Türbe-nya berada di halaman tekke dan juga memuat makam para syekh Halveti berikutnya. (Sumber: TDV İslâm Ansiklopedisi 'Ramazaniyye'; kulturenvanteri.com 'Saraçhane Halveti Tekkesi, Prizren')

PrizrenWafat 1165 HLihat
Syuhada

Sultan Murad I (Hudavendigar)

Sultan Murad I, sultan Utsmaniyah ketiga yang dijuluki Hüdâvendigâr, gugur di medan perang setelah Pertempuran Kosovo (Pertempuran Kosovo Pertama) tahun 1389. Organ dalamnya dimakamkan di padang Kosovo di desa Mazgit dekat Pristina, sedangkan sisa jenazahnya dibawa ke Bursa dan dimakamkan di makamnya di kompleks Hüdâvendigâr. Mausoleum di Mazgit (Meşhed-i Hüdâvendigâr) dibangun oleh putranya, Bayezid I, dan dianggap sebagai contoh arsitektur Utsmaniyah pertama di Kosovo. (Sumber: TDV İslâm Ansiklopedisi 'Hudâvendigâr Meşhedi'; Wikipedia 'Tomb of Murad I')

PristinaWafat 791 HLihat
Wali

Ajvaz Dede

Ajvaz Dede adalah seorang darwis yang menurut tradisi tiba di Prusac (Akhisar) bersama penaklukan Utsmaniyah setelah 1463 dan dikenang dalam Islamisasi Bosnia. Menurut legenda, ia berdoa selama empat puluh hari pada masa kekeringan agar air sampai ke Prusac, lalu sebuah batu terbelah dan mata air terbuka; peristiwa ini diperingati setiap tahun dalam 'Ajvatovica', ziarah/peringatan Muslim terbesar di Eropa. Sebuah türbe yang dinisbatkan kepadanya berdiri di pemakaman kecil di Prusac; namun situs ini sebagian besar adalah makam simbolis berdasarkan legenda, dan pemakaman sebenarnya tidak terverifikasi secara historis. (Sumber: Ajvatovica, Wikipedia; Kementerian Kebudayaan Federal 'Pilgrimage to Ajvatovica', fmks.gov.ba; Sara Kuehn, 'Ajvatovica Pilgrimage', sarakuehn.com)

Prusac (Donji Vakuf)Lihat
Wali

Mustafa Gaibi

Mustafa Gaibi (abad ke-17) adalah seorang darwis-syaikh dari Bosnia Utsmaniyah yang dihormati sebagai wali di kalangan sufi. Setelah wafat ia dimakamkan di Stara Gradiška, Slavonia, dan makamnya menjadi tempat ziarah umat Islam; pada 1825 Kaisar Francis I dari Austria memerintahkan pembangunan türbe kecil di atasnya, direnovasi pada 1868. Türbe itu dipindahkan sekitar 1954 menyeberangi sungai Sava ke Bosanska Gradiška (Bosnia dan Herzegovina), tempatnya berdiri kini dengan status monumen nasional. (Sumber: Mustafa Gaibi, Wikipedia (Wikidata Q61890337); makalah 'Under the Gaibi's Tree', RAI 2020, nomadit.co.uk)

Bosanska GradiškaWafat 1090 HLihat
Wali

Otman Baba

Otman Baba (sekitar 1378–1478) adalah seorang darwis-wali Kalenderi-Bektashi heterodoks yang berkelana di wilayah Utsmaniyah dan memperoleh banyak pengikut di Bulgaria setelah sekitar 1445. Riwayatnya terutama dikenal dari hagiografi Vilâyetname-i Otman Baba karya muridnya Küçük Abdal; ia dianggap sebagai kutb al-aktab pada zamannya, dengan Akyazılı Baba sebagai penerusnya. Türbe batunya yang berkubah, kini sebuah museum, berada di desa Teketo dekat Haskovo; catatan: TDV İslam Ansiklopedisi menempatkan makamnya di Varna (1506), tetapi monumen yang masih ada dan terverifikasi lokasinya berada di Teketo. (Sumber: TDV İslam Ansiklopedisi 'Otman Baba'; Wikipedia 'Otman Baba'; Wikidata Q30119394.)

Teketo (Haskovo)Wafat 883 HLihat