Kakak Ali dan sepupu Nabi, ia memimpin hijrah ke Abisinia. Pada Perang Mu'tah (8 H) ia memegang panji hingga kedua tangannya terputus dan gugur sebagai syahid; ia digelari 'ath-Thayyar' (yang terbang) karena janji bahwa ia akan terbang dengan dua sayap di surga. Makamnya berkubah tiga di al-Mazar al-Janubi dekat Karak dan menjadi tempat ziarah penting. (Sumber: TDV İslam Ansiklopedisi 'Cafer-i Tayyar'; en.wikipedia.org/wiki/Ja'far_ibn_Abi_Talib)
