Salah satu tokoh terkemuka tasawuf awal, masyhur karena kezuhudan dan tafsir Al-Qur'an (w. 283/896). Lahir di Tustar (Shushtar) di Iran, ia menempuh kezuhudan sejak muda dan berkontribusi pada pembentukan tasawuf lewat pandangannya tentang penyucian jiwa, tawakal, dan makrifat (Ensiklopedia Islam TDV, "Sehl b. Abdullah et-Tüsterî"). Tafsir yang dinisbatkan kepadanya termasuk contoh awal tradisi tafsir isyari, dan ia menjadi sumber pemikiran mazhab Salimiyah. Ia wafat di Basra; makamnya diziarahi Ibnu Battutah (1326, 1347-48). Tidak diberi pin karena koordinat tidak dapat diverifikasi silang.
