Sa'd bin Abi Waqqash az-Zuhri adalah salah satu dari sepuluh sahabat yang dijanjikan surga (al-'asyarah al-mubasysyarah) dan termasuk panglima terkemuka Islam. Ia masuk Islam pada usia sangat muda dan dikenang sebagai "orang pertama yang melepaskan panah di jalan Allah" serta bergelar "Faris al-Islam" (Penunggang Kuda Islam). Sebagai panglima tertinggi pada Perang Qadisiyah ia mengalahkan tentara Sasaniyah, dan ia adalah pendiri sekaligus gubernur pertama Kufah. Umar memasukkannya dalam dewan syura beranggotakan enam orang untuk memilih khalifah penggantinya. Ia memilih netral dalam masa fitnah dan menghabiskan tahun-tahun terakhirnya di ladangnya di al-'Aqiq dekat Madinah. Ia wafat di sana sekitar tahun 55 H (ada yang menyebut 58 H); sesuai wasiatnya jenazahnya dibawa ke Madinah dan dimakamkan di pemakaman Jannatul Baqi, diriwayatkan dikafani dengan jubah usang yang ia pakai pada Perang Badar. Kuburnya kini tidak bertanda seperti seluruh kubur Baqi, karena bangunannya telah dihilangkan dan letak pastinya tidak dapat ditentukan.
