Saudah binti Zam'ah berasal dari Quraisy cabang Bani Amir bin Lu'ay. Bersama suami pertamanya, as-Sakran bin Amr, ia termasuk muhajirin awal ke Habasyah. Setelah suaminya wafat, ia menjadi wanita pertama yang dinikahi Nabi sepeninggal Khadijah, sehingga ia menikah sebelum Aisyah di antara Ummahatul Mukminin. Ia dikenal sebagai wanita yang lebih tua, penyayang, dan dermawan. Pemberian hari gilirannya kepada Aisyah di masa tuanya dikisahkan sebagai teladan akhlak mulia. Ia wafat di Madinah pada masa kekhalifahan Umar, menurut riwayat terkuat tahun 23 H (644 M); riwayat tahun 54 H dianggap tidak sahih. Umar menyalatkannya dan ia dimakamkan di Jannatul Baqi. Makamnya, seperti makam lain di Baqi, tidak bertanda.
