Masuk
Para Wali

Sahabat

Aqil bin Abi Thalib

Radhiyallahu 'anhu

Menunggu rujukan
Terjemahan mesin · ditinjau oleh: —

Teks ini diterjemahkan dari teks asli berbahasa Turki dengan AI; belum ada orang yang meninjaunya. Teks asli ada di halaman bahasa Turki.

Aqil bin Abi Thalib al-Hasyimi adalah kakak Ali dan sepupu Nabi, kira-kira dua puluh tahun lebih tua dari Ali. Ia terkenal karena pengetahuannya tentang nasab Arab dan kecerdasan lisannya. Pada Perang Badar, ketika belum Muslim, ia berperang di pihak kaum musyrik Mekkah dan tertawan; pamannya, al-Abbas bin Abdul Muthalib, menebusnya. Riwayat berbeda tentang kapan ia masuk Islam, apakah sebelum Hudaibiyah atau menjelang penaklukan Mekkah; ia kemudian menetap di Madinah. Ia kehilangan penglihatan di akhir hayatnya dan wafat di Madinah pada masa Mu'awiyah atau awal kekhalifahan Yazid. Sumber-sumber berbeda mengenai tempat pemakamannya: riwayat yang terkenal menyatakan ia dimakamkan di pemakaman Jannatul Baqi dan kemudian dibangun kubah di atas kuburnya (dihilangkan tahun 1925), sementara sebagian sumber otoritatif hanya menyatakan ia "wafat di Madinah" tanpa menyebut tempat pemakaman. Karena itu pemakamannya di Baqi dipandang sebagai riwayat. Jika kubur di Baqi itu benar, kini tidak bertanda seperti kubur lainnya.

Sumber

Kutipan sumber terstruktur untuk catatan ini belum dimasukkan; teks menunggu tinjauan ahli. Sumber akan muncul di sini setelah ditambahkan.

Melihat kesalahan pada catatan ini? Usulkan koreksi beserta sumbernya

ID permanen: EA-Z-000206 · alamat ini tetap menuju catatan yang sama meski namanya berubah; gunakan saat mengutip.