Abdullah bin Ja'far bin Abi Thalib al-Hasyimi adalah putra Ja'far ath-Thayyar, syahid Mu'tah, dan Asma binti Umais, serta keponakan Ali bin Abi Thalib. Lahir di Habasyah saat hijrah dan dibawa ke Madinah sebagai anak kecil, ia diriwayatkan sebagai sahabat Hasyimi terakhir yang melihat dan menyertai Nabi. Ia menikahi Zainab binti Ali, putri Ali dan Fatimah serta cucu Nabi; anak-anaknya antara lain Ali, Aun, Abbas, dan Ummu Kultsum. Zainab pergi ke Karbala bersama saudaranya Husain atas izinnya. Ia berperang bersama Ali dalam Perang Jamal dan Shiffin. Dipandang sebagai orang Arab paling dermawan pada masanya dan bergelar 'Bahrul Jud' ('lautan kedermawanan'), kemurahannya menjadi peribahasa. Menurut pendapat yang lebih kuat ia wafat tahun 80 H (699-700 M) di Madinah (riwayat lain 84, 85, 86, 90). Gubernur Madinah, Aban bin Utsman, menghadiri pemakamannya dan tidak pergi hingga membaringkannya di al-Baqi. Ia dimakamkan di Jannatul Baqi dekat kubur Aqil bin Abi Thalib dan Abu Sufyan bin al-Harits. Tempat pemakamannya (Madinah/al-Baqi) tidak diperselisihkan.
