Karakadı Majduddin
Kadi-ulama, pendiri kompleks di Tire yang menyandang namanya. Dikenal khattat. Masjid dibangun 1460, makamnya di belakang masjid. (Sumber: TDV 'Tire'.)
Atlas Digital Geografi Spiritual
1182 catatan · Halaman 20/50
Kadi-ulama, pendiri kompleks di Tire yang menyandang namanya. Dikenal khattat. Masjid dibangun 1460, makamnya di belakang masjid. (Sumber: TDV 'Tire'.)
Dikenal 'Zilli Dede', nama aslinya Ethem (İbrahim); wali Khorasan, diperkirakan abad 16-17. Makamnya di Cemalpaşa (Seyhan), dan kawasan itu dinamai menurutnya. (Sumber: Zekiye Çağımlar, Univ. Çukurova.)
Wali Çukurova abad 17, dianggap saudara Cabbar Dede. Makamnya terjaga saat pembangunan Bendungan Seyhan; kini di Taman Çoban Dede, Çukurova. (Sumber: Zekiye Çağımlar.)
Mursyid tarekat Rifa'i yang mendirikan Masjid Şıh Zülfü di pusat Adana. Zawiyah dipugar 1269/1853, dengan akta wakaf di catatan mahkamah Adana. Makamnya di halaman masjid. (Sumber: Evliyalar.net.)
Tokoh saleh yang dimakamkan di Tepebağ, Adana, diriwayatkan hidup masa Dinasti Ramazan. Namanya tercatat dalam salname Sanjak Adana 1297/1881. Makamnya dalam sebuah rumah di jalan ke-5 Tepebağ. (Sumber: salname Adana 1297 H.)
Disebut juga 'Yanyatır'; tokoh asal Baghdad, pir ocak Yanyatır Alevi Tahtacı. Berdasarkan dua manuskrip Museum Adana, makam bertarikh ~1717-1720. Makam batu kecil terdaftar di desa Durhasandede, Ceyhan. (Sumber: Portal Kebudayaan, Inventaris Adana; Zekiye Çağımlar.)
Wali yang makamnya di permukiman Büyükyapalak sekitar 20 km dari Elbistan, tempat ziarah warga setempat. (Sumber: Evliyalar.net.)
Dikenal 'Bulamaç Dede', makamnya di desa İsmailiye, Ceyhan. Satu ruangan dengan kenotaf di tengah, diziarahi untuk kesembuhan anak. (Sumber: Zekiye Çağımlar.)
Wali yang mendirikan zawiyah sekitar 1500 di Afşin (Dibek Oyuğu) masa Dulkadir; makamnya di tempat yang sama. (Sumber: Evliyalarımız.com; Evliyalar.net.)
Dikenang sebagai wali tradisi Mevlevi Maraş; makamnya di Mevlevihane Maraş, salah satu loji Mevlevi terakhir Anatolia, di bagian timur Bedesten. (Sumber: Hakikat Evi; Maraş Avucumda.)
Wali masa Utsmani yang diriwayatkan menolong orang lewat obat dan ramuan. Makamnya di bukit timur laut Kahramanmaraş, diziarahi untuk kesembuhan. (Sumber: Haber46; Türbeler.org.)
Tabib dan ulama kalam-tafsir masa Aydin di Birgi, belajar di Kairo pada al-Babarti. Dijuluki 'Ibnu Sina Anatolia'. Wafat ~827/1424, dimakamkan di Hıdırlık barat Birgi. (Sumber: TDV 'Hacı Paşa'.)
Lahir 1867 di Şekerli, Maraş, dianggap sayyid keturunan Husain. Mursyid Qadiri-Rifai dan pemimpin spiritual Perang Kemerdekaan Maraş, kemudian khatib utama Masjid Agung. Wafat 11 Juni 1937 dan dimakamkan di pemakaman Şeyhadil. (Sumber: Pemkot Kahramanmaraş; Maraş Bugün.)
Ulama dan penceramah masa Alaüddevle Bey Dulkadir yang mendirikan masjid, zawiyah, dan madrasah di Elbistan. Wakaf atas namanya tersebar luas. Dimakamkan di Elbistan; makam segi delapan berkubah menempel dinding selatan masjid. (Sumber: Evliyalar.net; M. Özkarcı.)
Syekh dan khalifah tarekat Naqsyabandi-Mujaddidi. Menurut prasasti makamnya, wafat 3 Muharram 1330 (1911). Makamnya di Kızılcaoba, Elbistan, dibangun 1330 dan menyimpan panji berusia ~300 tahun. (Sumber: Evliyalar.net.)
Ulama Utsmani dari Kars yang menghabiskan 15 tahun terakhir di Birgi, mengajar di madrasah Masjid Agung Birgi. Wafat 1169/1756 dan dimakamkan di samping Imam Birgivi. (Sumber: TDV.)
Dikaitkan dengan Sayyid Sultan Alauddin, syekh terkemuka Halveti-Melami Tire. Diasingkan dari Mesir lalu Istanbul ke Tire dan wafat di sana. Makamnya tanpa inskripsi di kawasan 4 Eylül. (Sumber: Kültür Envanteri; TDV 'Tire'.)
Darwis-wali yang terhitung 'erenan Khorasan', diyakini hidup abad 13-14; legenda mengaitkannya dengan lingkaran Hacı Bektâş-ı Velî. Makamnya di pusat Kütahya di seberang Masjid Karadonlu, sembilan sarkofagus. Ada situs kedua di Gediz, jadi bisa diperselisihkan/makam. (Sumber: Evliyalar.net; Kültür Envanteri)
Wali yang dimakamkan di Kütahya dalam tradisi ahî. Makamnya dekat İshak Fakih termasuk ziarah tua kota itu. Wafat 1071 H; rincian terbatas. (Sumber: Evliyalar.net; İslam ve İhsan)
Wali yang dimakamkan di Kütahya, dianggap syekh Naqsyabandî, yang namanya dilekatkan pada tekke 'Gümüşeşik'. Rincian hayatnya nyaris tak terlestarikan. Makamnya di kawasan Zeryen; ditarikhkan abad 16, dipugar abad 19 oleh Dilâver Pasha. (Sumber: Evliyalar.net; Pemkot Kütahya)
Tetua ahî dan wali Kütahya masa Germiyan, dikenal 'Paşam Sultan'. Tekke dan makamnya dekat Masjid Kurşunlu. Prasasti 1421 (824 H) mencatat wafat keturunannya Hacı İbrahim Cemal; memuat empat sarkofagus kayu, dipugar 2001. (Sumber: Evliyalar.net; Kültür Portalı)
Putra syekh Naqsyabandi-Khalidi Hasan al-Nurani, lahir 1854 di desa Aktepe, distrik Çınar. Menulis karya kedokteran, logika, astronomi, tasawuf. Wafat 29 Maret 1910 dan dimakamkan di makam desa Aktepe. (Sumber: TDV; Evliyalar.net)
Syekh Halvetî-Şâbânî Kütahya abad 19. Lahir 1805, menempa diri di Kastamonu pada jalan Şâbân-ı Velî lalu diutus ke Kütahya dan mendirikan Tekke Mesudiye serta masjidnya. Wafat 1882; makamnya di halaman tekke di samping Masjid Molla Bey. (Sumber: Evliyalar.net; E. Aday)
Lahir 1867 di desa Akdoğan, Çaykara, dari keluarga ulama. Mengajar bertahun-tahun di madrasahnya di Akdoğan. Wafat 1942 dan dimakamkan di desa Akdoğan di samping madrasahnya. (Sumber: Evliyalar.net; Çaykara Gazetesi)