Adipati (bupati) kedua Semarang yang meninggalkan jabatannya untuk menjadi murid Sunan Kalijaga dan seorang wali (sekitar 1461-1547). Pada masa Kesultanan Demak ia menyebarkan Islam di kawasan Bayat/Tembayat dan Jawa Tengah, mendirikan pesantren awal di Bukit Jabalkat; tradisi Jawa mengaitkannya dengan lingkaran Wali Songo. Kompleks makamnya di Jabalkat dibangun kembali secara megah pada 1620 oleh Sultan Agung dari Mataram dengan gapura bergaya Majapahit. (Sumber: Wikipedia Indonesia 'Sunan Bayat'; PCNU Kota Semarang; visitjawatengah.jatengprov.go.id.)
