Seorang syarif dari Taif keturunan Hasan bin Ali (garis syarif Qatadid Makkah) yang menikahi putri sultan kedua dan menjadi sultan ketiga Brunei pada 1425. Ia dikreditkan membangun masjid pertama Brunei, membetulkan kiblat, memerintah dengan hukum Islam, dan menambahkan 'Darussalam' pada nama negara. Karena ketakwaannya ia digelari 'Sultan Berkat', dan para syarif pendatang sepertinya dianggap warga setempat sebagai 'Waliyullah / Keramat'. Ia wafat pada 836 H / 1432 M; makamnya di Kota Batu adalah situs warisan dan ziarah yang dikenal. (Sumber: en.wikipedia.org; bruneitourism.com)
