Emîr Sultan, yang nama aslinya adalah Muhammad Syamsuddin, sebagaimana disebutkan dalam sumber-sumber, lahir pada tahun 1368 (H. 770) di Bukhara. Ayahnya adalah Emîr Külâl, yang bekerja sebagai pembuat tembikar dan dikenang sebagai seorang wali dari jalan Naqsyabandi. Ia kehilangan ibunya pada usia dini; dalam pendidikannya, kecintaan ayahnya kepada Nabi, kejujurannya, dan pentingnya yang ia berikan pada pembelajaran Al-Qur'an menjadi penentu. Ia dibesarkan dalam majelis-majelis para tokoh besar tasawuf, menunaikan ibadah haji, dan sempat berpikir untuk tinggal di Madinah. Menurut yang diriwayatkan dalam sumber-sumber, atas sebuah isyarat yang ia lihat, ia menuju Anatolia (Diyâr-ı Rûm) dan akhirnya menetap di Bursa. Ketika ia menikah dengan Hundî Fâtıma Sultan, putri Yıldırım Bâyezîd, ia kemudian dikenal dengan gelar 'Emîr Sultan'; dengan merujuk pada tempat kelahirannya dan nasab sayyid-nya, ia juga disebut Bukhârî dan Emîr Bukhârî. Ia mendidik banyak murid di Bursa; menurut riwayat, tokoh-tokoh seperti Hacı Bayrâm-ı Velî dan Molla Fenârî hadir dalam majelisnya. Ia memperingatkan murid-muridnya agar menjauhi ambisi duniawi dan menasihati untuk berjuang melawan hawa nafsu serta menghindari riya. Banyak karamah diriwayatkan mengenai dirinya dalam sumber-sumber; di antaranya adalah hidupnya kembali taman-taman yang mengering berkat doanya, doa-doa tertulisnya yang menjadi penyembuh bagi orang sakit, dan bantuan spiritualnya selama pembangunan Masjid Agung (Ulu Câmi). Ia wafat karena penyakit wabah di Bursa pada tahun 1430 (H. 833); sesuai wasiatnya, salat jenazahnya dipimpin oleh Hacı Bayrâm-ı Velî. Ia dimakamkan di sebuah tempat yang agak tinggi di sisi timur Bursa, dan kawasan ini pun kemudian dikenal dengan namanya.
Sumber
- EMÎR SULTAN KÜLLİYESİ — TDV İslâm Araştırmaları Merkezi
- TDV İslâm Ansiklopedisi (DİA) · c.11 s.146-148
- EMÎR SULTAN — Hüseyin Algül, Nihat Azamat
- TDV İslâm Ansiklopedisi — EMÎR SULTAN — Hüseyin Algül, Nihat Azamat
- TDV İslâm Ansiklopedisi — EMÎR SULTAN KÜLLİYESİ — TDV İslâm Araştırmaları Merkezi
- İslâm Âlimleri Ansiklopedisi · c.13 s.211
- Zübdet-ül-Menâkıb (Üniversite Kütüphânesi No: 2370)
- Güldeste-i Riyâz-ı İrfân; s.70
- Tuhfet-ül-Ahbâb; c.1, s.33
- Yâdigâr-ı Şems; s.4
- Şakâyık-ı Nu'mâniyye Tercümesi; s.76
- İslâm Âlimleri Ansiklopedisi; c.11, s.356
- Hulâsat-ül-Vefeyât; v-8
- Tâc-üt-Tevârih; c.5, s.44
- Menâkıb-ı Emîr Sultan (Bâyezîd Umûmî Kütüphânesi No: 3832)
- Tam İlmihâl Seâdet-i Ebediyye (49. Baskı); s.1074
- Menâkıb-ı Emîr Sultan (Üniversite Kütüphânesi No: 6412)
- Vefeyâtnâme (Baldırzâde); v-3
- Menâkıb-ı Emîr Sultan (Süleymâniye Kütüphânesi, Hacı Mahmûd kısmı No: 4564)
- Sicilli Osmânî; c.3, s.159
- Kitâbü Cevâhirnâme
