Sosok yang diriwayatkan dimakamkan di Masjid Syekh Çabuk dekat Lapangan Republik di Mardin ini, dalam tradisi lokal diidentikkan dengan sahabat Nabi Abdullah bin Unays al-Juhani yang diutus oleh Nabi saw. seorang diri dalam sebuah sariyyah (ekspedisi militer); julukan 'Çabuk' yang berarti 'cepat' dikaitkan dengan kemampuannya menyampaikan berita dengan segera. Identifikasi ini didasarkan pada riwayat lokal, sementara sumber-sumber historis menyebutkan bahwa sang sahabat wafat di tempat lain.
