Menurut riwayat, beliau adalah putra dari sahabat Nabi yang terkenal sekaligus panglima perang Khalid bin Walid, dan termasuk di antara para sahabat yang gugur sebagai syahid dalam penaklukan Diyarbakır (Amid) pada masa pemerintahan Hz. Umar, di bawah komando pasukan yang dipimpin oleh Iyadh bin Ghanam, sekitar tahun 17 H / 639 M. Para sahabat yang turut syahid bersamanya dalam penaklukan tersebut dimakamkan di dalam türbe yang menempel pada dinding barat Masjid Hz. Süleyman (Kale / Nâsıriyye) yang terletak di dalam Benteng Dalam (İçkale); bangunan ini juga dikenal dengan nama 'Türbe 27 Sahabat'.
