Lahir pada 683 H (1284 M) di desa Sukhari dekat Bukhara; ia dijuluki 'Kulal' (perajin gerabah) karena pekerjaannya. Dalam silsilah Khwajagan ia adalah khalifah utama Muhammad Baba Sammasi dan mursyid pertama sekaligus terpenting bagi Baha'uddin Naqsyaband, pendiri Naqsyabandiyah, yang penyelesaian suluknya ia nyatakan sendiri. Ia meninggalkan empat khalifah termasuk putranya Amir Hamzah; wafat pada 8 Jumadil Awal 772 H (28 November 1370) dan dimakamkan di desa kelahirannya (kini Yangi Hayot, distrik Kogon), tempat kompleksnya yang direstorasi menjadi ziarah terkenal. (Sumber: Ensiklopedia Islam TDV 'EMÎR KÜLÂL'; Encyclopaedia Iranica 'BAHĀʾ-AL-DĪN NAQŠBAND'.)
