Putra KH Hasyim Asy'ari dan Menteri Agama pertama sekaligus termuda di Indonesia. Lahir di Tebuireng pada 1914, beliau telah mengkhatamkan Al-Qur'an di usia tujuh tahun, turut merumuskan dasar negara sebagai anggota BPUPKI, dan menjabat Ketua Umum PBNU (1951–1953). Wafat pada 19 April 1953 akibat kecelakaan lalu lintas di dekat Cimahi dan dimakamkan berdampingan dengan ayahnya di kompleks makam keluarga Tebuireng. Beliau ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional; putranya, Gus Dur, dimakamkan di kompleks yang sama.
