Beliau adalah seorang wali dari Khurasan yang memiliki sebuah külliye (kompleks) di desa Syekh Nusrettin (Tekke) di wilayah Zile, terdiri dari makam, zawiyah, dan masjid. Pada batu nisan makamnya, namanya terbaca sebagai 'Syekh Nasîreddin', namun di kalangan masyarakat berubah menjadi Nusret atau Nusreddin. Terdapat catatan wakaf milik zawiyahnya yang bertanggal H.754 (1353), H.770 (1368), dan H.792 (1389), dan makam berdenah persegi beratap kubah ini diperkirakan berasal dari abad ke-14. Evliya Çelebi dalam karyanya Seyahatnâme menyebutnya sebagai salah satu khalifah Khwaja Ahmad Yesawi.
