Abdullah Nidai al-Kasygari datang ke Istanbul dari Kashgar di Turkestan Timur dan menjadi salah satu syekh terkemuka tarekat Naqsyabandi. Menulis syair sufi dengan nama pena "Nidai," ia menghimpun banyak pengikut berkat ilmu dan bimbingannya. Ia menjalankan bimbingan selama bertahun-tahun di Tekke Kasygari yang dinamai menurut namanya di Nişanca, Eyüp. Ia wafat pada 1174/1760 dan dimakamkan di makamnya di halaman tekke itu. Makamnya berada di kompleks yang sama dengan makam pendiri tekke, Yekçeşm Ahmed Murtaza Efendi, dan masih diziarahi hingga kini.
