Abu al-Mughith al-Husain bin Mansur al-Hallaj (w. 309/922) adalah salah satu tokoh paling kontroversial dan berpengaruh dalam sejarah tasawuf; lahir sekitar 858 di wilayah Fars, Iran (Tur/Baida) dan dibesarkan di Wasit, Tustar, serta Baghdad (Ensiklopedia Islam TDV, "Hallâc-ı Mansûr"). Ia masyhur dengan ucapan "Ana al-Haqq" yang menimbulkan perselisihan mendalam di kalangan ulama masanya, dan dihukum mati di Baghdad setelah persidangan panjang (Wikidata Q172862). Menurut riwayat jasadnya dibakar dan abunya ditaburkan ke Sungai Tigris sehingga tidak ada makam fisik yang tersisa; lokasi pemakaman pasti tidak dapat dipastikan (catatan transparansi).
