Rais Aam PBNU periode 1984–1991 yang berperan penting dalam mengembalikan NU ke Khittah 1926 dan merumuskan trilogi ukhuwah (islamiyah, wathaniyah, dan insaniyah). Lahir pada 24 Januari 1926 di Talangsari, Jember, beliau menimba ilmu kepada KH Hasyim Asy'ari di Tebuireng. Wafat pada 23 Januari 1991 (7 Rajab 1411 H) dan, sesuai wasiatnya, dimakamkan di Pesarean Auliya Dusun Tambak, Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kediri, berdekatan dengan makam Gus Miek; makamnya ramai diziarahi.
