Ulama Islam terkemuka Terengganu, guru Sufi Naqsyabandi, penasihat agama dan anggota Majelis Negeri pada masa Sultan Zainal Abidin III; dari garis sayyid al-Idrus (al-Aidrus). Ia memimpin gerakan islah di bawah tekanan Inggris, dikaitkan dengan karamah, dan melindungi pejuang anti-kolonial (Dato' Bahaman, Tok Gajah, Mat Kilau). Ia mendirikan Masjid Tok Ku Paloh pada 1862 dan wafat pada 1336 H / 1918 M (sebagian sumber 1917), dimakamkan di bukit kecil dekat desa. (Sumber: ms.wikipedia.org; IJAR 9(09):280-287)
