Tokoh sufi Jawa abad ke-15-16 yang kesejarahannya diperdebatkan (oleh sebagian ahli dianggap semi-legendaris; wafat sekitar 1517, tanggal tidak pasti). Ia dikaitkan dengan ajaran manunggaling kawula-Gusti (menyatunya hamba dengan Tuhan), yang diserupakan dengan wahdat al-wujud dan tradisi 'ana al-Haqq'. Sebagian naskah Jawa memasukkannya ke dalam Wali Songo, sementara yang lain menempatkannya berkonflik dengan mereka dan Kesultanan Demak; menurut tradisi ia diadili dan dihukum mati oleh para wali lain karena mengajarkan ilmu batin secara terbuka. Kontroversinya dinyatakan secara terbuka dan platform bersikap netral tanpa memihak. (Sumber: Ensiklopedia Islam TDV artikel 'Cava/Jawa'; Wikipedia Indonesia 'Raden Abdul Jalil'; jurnal akademik ESENSIA/UIN Sunan Kalijaga.)
Sumber
- TDV İslâm Ansiklopedisi (DİA) · entri “Cava”
Setiap catatan bersumber (Sumber Wajib).
