Menurut manuskrip lokal, Syekh Datuk Kahfi — dikenal pula sebagai Syekh Nurjati — lahir di Semenanjung Malaka pada pertengahan abad ke-14 dan, setelah menuntut ilmu di Makkah dan Baghdad, menetap di Amparan Jati (Gunung Jati) di pesisir Cirebon. Beliau mendirikan padepokan Pesambangan Jati yang dianggap sebagai pesantren tertua di Cirebon, dan menjadi guru bagi generasi pertama penyebar Islam di kawasan itu, termasuk keluarga yang kelak melahirkan Sunan Gunung Jati. Tahun wafatnya tidak tercatat pasti namun diperkirakan pada abad ke-15; beliau dimakamkan di Giri Amparan Jati dan makamnya diziarahi.
