Syekh Abdurrahman Siddiq al-Banjari (1857–1939), yang masyhur dengan sebutan "Tuan Guru Sapat," adalah ulama ahli fikih dan tasawuf keturunan ulama besar Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari. Ia diangkat menjadi Mufti Kerajaan Indragiri dan menulis kitab "Asrar as-Salat" (fikih ibadah), "Risalah 'Amal Ma'rifah" (tasawuf, 1914), serta risalah akidah. Sebagai guru perintis, ia menata pendidikan Islam di Indragiri Hilir dan memiliki murid dari Malaysia, Singapura, dan Kalimantan. Makamnya di Sapat (Desa Teluk Dalam) menjadi destinasi ziarah yang ramai dikunjungi setiap hari, bahkan dari mancanegara.
