Syarif ul-Hasyim, yang bernama lengkap Sayyid Abu Bakar Abirin al-Hasyimi, adalah seorang ulama sufi dan mubalig keturunan sayyid melalui garis Ba-Alawi dari Hadramaut (Yaman), yang datang ke Sulu dari Johor. Menetap di Buansa pada paruh pertama abad ke-15, ia menghabiskan sekitar tiga puluh tahun menyebarkan Islam di kawasan itu, menetapkan hukum pertama Sulu 'Diwan' yang berlandaskan Al-Qur'an, dan mendirikan lembaga politik Islam sehingga membentuk Kesultanan Sulu. Karena itu ia termasuk tokoh penting dalam sejarah Islam Asia Tenggara. Makamnya secara tradisi disebut berada di lereng Gunung Tumantangis (Bud Tumantangis) yang keramat di Indanan, Sulu; lokasi pastinya masih diperselisihkan.
