Syarif Alawi adalah seorang mubalig berdarah Arab-Melayu dari keturunan Nabi (syarif) dari pihak ayah; menurut tradisi Meranaw (Maranao), ia mendarat di pesisir Misamis Oriental sekarang (Mindanao utara), dan dakwahnya menyebar dari sana ke Lanao dan Bukidnon. Ia disebut mendirikan Kesultanan Tagoloan pada awal abad ke-16 (menurut tradisi 1500–1515) dan berkerabat (dalam satu riwayat kakak) dengan Syarif Kabungsuwan, pendiri Kesultanan Maguindanao. Ia berperan penting dalam penyebaran Islam awal di kawasan itu, dan keturunannya menetap di sana; kota Tagoloan di Lanao del Sur dinamai menurut namanya. Meskipun makamnya disebut berada di kawasan itu, lokasi pastinya belum diverifikasi secara arkeologis (kepastian makam diperselisihkan).
