Beliau adalah seorang syekh Naqsyabandî-Khâlidî yang lahir di Siirt dan dikenal dengan sebutan 'Syâh-ı Mardin' karena menghabiskan empat puluh tahun terakhir hidupnya di Mardin. Beliau menerima khilafah dari Syekh Khâlid al-Jazerî, khalifah Mawlânâ Khâlid al-Baghdâdî, menjalankan kegiatan bimbingan spiritual yang luas di Mardin, dan menjadi leluhur keluarga 'Hâmidîler'. Makamnya terletak di sebelah timur Mardin, di pintu masuk jalan menuju Midyat.
