Seorang sufi pengembara yang berasal dari Tabriz, dianggap sebagai teman perjalanan spiritual dan pembimbing (mursyid) Maulana Jalaluddin Rumi. Pertemuannya dengan Maulana di Konya (642/1244) merupakan salah satu pertemuan yang paling banyak diperbincangkan dalam sejarah tasawuf. Tempat dan tanggal wafatnya masih diperdebatkan di antara para sumber; makamnya di Konya menjadi tempat ziarah hingga saat ini.
