Seorang penyebar Islam di Tanah Jawa dan keturunan Nabi melalui jalur sayyid Ba'syaiban; ayahnya Abdurrahman Basyaiban dan ibunya Syarifah Khadijah dari garis keturunan Kesultanan Cirebon. Beliau dikenal sebagai pendiri Pondok Pesantren Sidogiri di Pasuruan (sekitar 1745). Beliau jatuh sakit dan wafat dalam perjalanan di Mojoagung; makamnya berada di Desa Mancilan, Mojoagung, Jombang, dan tak pernah sepi peziarah. Tahun wafatnya tidak pasti (pertengahan abad ke-18).
