Rajah Baguinda Ali adalah pangeran Muslim dari dinasti Minangkabau Pagaruyung di Sumatra yang, tak lama setelah Syekh Karim ul-Makhdum membawa Islam ke kawasan itu, tiba di Buansa (Sulu) sekitar tahun 1390 menurut tradisi. Ia memenangi kepercayaan penduduk setempat melalui niat damai dan keimanan Islamnya sehingga diterima dengan gelar 'Rajah', serta mengukuhkan tegaknya Islam di Sulu. Ia menikahkan putrinya Dayang-dayang Paramisuli dengan Sayyid Abu Bakar yang kelak mendirikan Kesultanan Sulu, menamainya sebagai penerus dan menyiapkan landasan politik-keagamaan bagi kesultanan itu. Makamnya dilaporkan berada di Bud Datu, Indanan, di bawah pohon balete (beringin pencekik); lokasi pastinya belum diverifikasi secara numerik.
