Mwana Hadie Famau adalah seorang wali wanita yang dihormati di kota Lamu, secara tradisional ditarikhkan sekitar abad ke-16; makamnya diperkirakan berusia 300-400 tahun, tanpa tanggal wafat yang terdokumentasi. Ia dikenang sebagai pejuang pendidikan dan hak perempuan serta anak, mengajar dalam bahasa Arab dan Kiswahili, dan menyerukan bahwa Islam sejati tidak meminggirkan perempuan. Makamnya di kawasan Waungwana wa Yumbe (Moit) Lamu tetap menjadi tempat ziarah aktif tempat orang bernazar (kuweka nadhiri). Ia adalah tokoh sejarah/devosional yang disebut namanya, namun tanggalnya tidak terdokumentasi dan identifikasinya bersifat tradisional/devosional. (Sumber: National Museums of Kenya / Google Arts & Culture; Eastleigh Voice)
