Sufi abad ke-15, murid (khalifah) Akşemseddin dan pendiri cabang Tennûriyye dari tarekat Bayramiyye-Şemsiyye. Atas perintah gurunya ia kembali ke Kayseri untuk berdakwah dan wafat pada musim gugur 887/1482. Makamnya berada di sisi barat Masjid Şeyh (Tennûrî) yang dibangunnya; juga memuat makam Lütfullah Tennûrî dan Şeyh Ali Sultan. Dengan nama pena 'Âşık' ia menulis Gülzâr-ı Ma'nevî dan Gülşen-i Niyâz. (Sumber: TDV İslâm Ansiklopedisi 'İbrâhim Tennûrî'; Kültür Envanteri.)
