Abu ad-Darda adalah sahabat mulia dari suku Khazraj, terkenal karena hikmah dan kezuhudannya. Pada masa kekhalifahan Utsman ia menjabat sebagai hakim (kadi) pertama Damaskus, dan karena mengajarkan Al-Qur'an kepada penduduknya ia dijuluki "guru Al-Qur'an Damaskus." Menurut sumber TDV, makamnya yang sebenarnya berada di pemakaman Bab al-Saghir di Damaskus; makam yang dinisbatkan kepadanya juga terdapat di Üsküdar dan Konya Ereğli. Adapun makam di Jalan Zal Paşa di Eyüp, Istanbul, adalah tempat ziarah simbolis yang diperbaiki pada masa Mahmud II (dengan prasasti bertarikh 1251/1835). Karena itu ia dicatat di sini sebagai makam yang penisbatan kuburnya diperselisihkan, sementara pemakaman aslinya di Damaskus. Ia tidak boleh dikelirukan dengan makam Abu ad-Darda yang terpisah di Bartın.
