Masjid Al-Ijabah adalah masjid kecil di distrik Bani Mu'awiyah, Madinah, di Jalan As-Sittin, sekitar 385 meter di utara pemakaman Baqi dan kira-kira 580 meter dari Masjid Nabawi. Dibangun di atas tanah Mu'awiyah bin Malik dari suku Aus. Nama 'Ijabah' (penerimaan/pengabulan) berasal dari hadis terkenal: Nabi shalat di sini dan memanjatkan tiga doa — (1) agar umatnya tidak dibinasakan oleh kelaparan (dikabulkan); (2) agar tidak dibinasakan oleh tenggelam/banjir (dikabulkan); (3) agar tidak terjadi perselisihan internal di antara mereka (tidak dikabulkan). Dua dari tiga dikabulkan. CATATAN: sumber menyebutnya 'Masjid Bani Mu'awiyah'; penisbatan 'Bani Zafar' tidak dapat dikonfirmasi sumber independen (Bani Zafar adalah klan Aus tersendiri) dan belum terverifikasi. JUGA, Madain Project melaporkan masjid ini dirobohkan akhir 2025; verifikasi status terkini sebelum dipublikasikan. Riwayat tiga doa bersumber dari koleksi hadis sahih.
Adab Ziarah
Masjid yang aktif (verifikasi status terkini mengingat laporan pembongkaran); shalat sunnah boleh dilakukan. Berpakaian sopan, tenang, dan berwudhu. Penamaan 'Bani Zafar' belum terverifikasi; nama yang baku adalah Bani Mu'awiyah.
