Ini panduan informasi; untuk detail fikih dan perbedaan mazhab, konsultasikan panduan resmi dan ulama sebelum berangkat.
1. Ihram & Niat
Kapan: Sebelum batas Miqat
Mandi (ghusl), kenakan ihram (dua kain putih tanpa jahitan), berniat umrah dan ucapkan Talbiyah. Saat ihram dilarang memakai pakaian berjahit, wewangian, mencukur, dan memotong kuku.
Doa
لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
Lebbeyk Allâhümme lebbeyk. Lebbeyke lâ şerîke leke lebbeyk. İnne'l-hamde ve'n-ni'mete leke ve'l-mülk. Lâ şerîke lek.
Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah. Tiada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan milik-Mu.
2. Tawaf
Kapan: Setibanya di Masjidil Haram
Mengelilingi Kabah 7 kali (syawt) dimulai dari Hajar Aswad dengan Kabah di sebelah kiri. Setelah tawaf, salat 2 rakaat di belakang Maqam Ibrahim dan minum Zamzam.
Doa
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbenâ âtinâ fi'd-dünyâ haseneten ve fi'l-âhirati haseneten ve kınâ azâbe'n-nâr.
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.
3. Sa'i
Kapan: Setelah tawaf
Berjalan 7 kali antara Safa dan Marwah dimulai dari Safa. Pria berlari kecil (harwala) di area lampu hijau.
Doa
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللّٰهِ
İnne's-safâ ve'l-mervete min şeâiri'llâh.
Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah sebagian dari syiar (agama) Allah.
4. Halq atau Taqsir (Cukur)
Kapan: Setelah sa'i
Pria mencukur (halq) atau memendekkan (taqsir) rambut; wanita memotong seujung jari. Dengan ini keluar dari ihram dan umrah selesai.
1. Ihram & Niat
Kapan: Di Miqat — pada bulan haji
Mandi, berihram, niat haji, dan mulai Talbiyah yang diperbanyak hingga wukuf di Arafah.
Doa
لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
Lebbeyk Allâhümme lebbeyk. Lebbeyke lâ şerîke leke lebbeyk. İnne'l-hamde ve'n-ni'mete leke ve'l-mülk. Lâ şerîke lek.
Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah. Tiada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan milik-Mu.
2. Ke Mina (Tarwiyah)
Kapan: 8 Dzulhijjah
Pergi ke Mina; salat Zuhur, Asar, Magrib, Isya, dan Subuh keesokan harinya lalu bermalam (Sunnah).
3. Wukuf di Arafah (Rukun Haji)
Kapan: 9 Dzulhijjah — siang hingga terbenam
Wukuf di Arafah — rukun terbesar haji ('Haji itu Arafah'). Zuhur dan Asar dijamak. Berdoa hingga terbenam matahari. Bila terlewat, haji tidak sah.
Doa
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbenâ âtinâ fi'd-dünyâ haseneten ve fi'l-âhirati haseneten ve kınâ azâbe'n-nâr.
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.
4. Muzdalifah
Kapan: Malam 9 → pagi 10
Setelah magrib menuju Muzdalifah; jamak Magrib dan Isya, bermalam, dan kumpulkan kerikil untuk jumrah.
5. Lempar Jumrah, Kurban, Cukur
Kapan: 10 Dzulhijjah (Hari Raya)
Lempar 7 kerikil ke Jumrah besar (Aqabah). Lalu sembelih kurban dan cukur/pendekkan rambut. Terjadi tahallul awal dan Talbiyah berakhir.
6. Tawaf Ifadah & Sa'i
Kapan: 10 Dzulhijjah dan sesudahnya
Turun ke Mekah untuk Tawaf Ifadah lalu sa'i. Tawaf ini rukun haji; setelah selesai (tahallul kedua) semua larangan ihram terangkat.
Doa
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbenâ âtinâ fi'd-dünyâ haseneten ve fi'l-âhirati haseneten ve kınâ azâbe'n-nâr.
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.
7. Hari Tasyrik — Jumrah
Kapan: 11–12 (–13) Dzulhijjah
Bermalam di Mina dan lempar tiga jumrah (kecil, tengah, besar) masing-masing 7 kerikil setiap hari. Setelah hari ke-12 boleh meninggalkan Mina.
8. Tawaf Wada
Kapan: Sebelum meninggalkan Mekah
Jamaah yang akan pulang melakukan tawaf terakhir (Tawaf Wada), menyempurnakan manasik haji. Semoga Allah menerima haji Anda (Haji Mabrur).
araclar.source: T.C. Diyanet İşleri Başkanlığı «Hac ve Umre Rehberi» (kamuya açık, resmî) esas alınmıştır.